Saturday, November 28, 2015

Mag Disertai Diare, Apa Sebabnya?

Diare mampu menjadi salah satu pertanda seorang yg sakit mag-nya kambuh. Tapi juga dapat diare muncul juga sebagai penyakit penyerta mag. Kerapkali diare ini muncul akibat asupan yg jadi pemicunya.
Sakit Maag
"Penyakit maag tak disertai diare. Jika sakit maag disertai diare lebih bisa jadi disebabkan oleh infeksi di usus. Kuman yg menginfeksi usus membuahkan exsotoxin yg menyebabkan peristaltik lambung yg berbalik arah & perlambatan aktivitas lambung, maka mampu timbul gejala muntah-muntah," ucap dr T Bahdar Johan, SpPD dari RS Premiere Bintaro kala dihubungi DetikHealth & ditulis kepada Rabu (19/3/2013).

Sementara dr Benny Philippi, Sp.B-KBD dari RS Mayapada, Jakarta Selatan, mengungkapkan orang yg sedang kambuh sakit magnya mampu saja terserang diare di diwaktu yg sama akibat mengkonsumsi susu yg mengandung kalsium, protein, sampai lemak. "Jadi pengidap mag yg hingga diare itu sebenarnya lebih dikatakan sensitif pada susunya yg di dalamnya terdapat kandungan lemak. Dulu perut kembung yg lantaran kurang asupan makanannya sampai cuma ada cairan saja, itulah yg hasilnya mampu menyebabkan diare (mencret)," tuturnya.

Sedangkan bila satu orang muntaber, sehingga itu diakibatkan oleh infeksi virus. Menurut dr Benny, trick membedakan diare & muntaber merupakan dgn menyaksikan frekuensinya.

"Kalau muntaber itu dapat jauh lebih tidak jarang diarenya, dibanding diare yg berjalan terhadap pengidap mag. Diarenya lebih dominan kepada muntaber. Jika mag lebih terhadap nyeri di perutnya," ucapnya.

Tetapi menurut Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam Sp.PD KGEH FINASIM FACP MMB, mencret dapat menjadi adalah salah satu gejala mag. barangkali nyeri ulu hati dulu diikuti mencret. "Seperti yg aku bilang, orang yg mengalami mencret itu dapat mengganggu maagnya. Menjadi lantaran mencret magnya mampu terganggu. Pokoknya bila ada keluhan terhadap usus mampu menciptakan seorang muntaber, dapat juga magnya kambuh kemudian," terang dr Arry.


Baca juga : cara mengobati sakit maag secara tradisional

No comments:

Post a Comment